APA ITU RUANG?

Arsitektur bermula dari sebuah ruang.

Ruang membentuk individu; individu membentuk masyarakat; dan masyarakat membentuk ruang. Seolah siklus, yang tak berujung dan tak bermula. Ruang dibentuk oleh individu-individu kemudian merupa individu-individu itu sendiri.

jurnal_mixed

Ruang adalah sebuah platform berdiskusi, secara kritis dan berdasar, mengenai permasalahan yang terkait dengan arsitektur, kota, dan lingkungan binaan. Ruang merupakan sebuah jaringan dengan berbagai latar belakang dan disiplin ilmu: praktisi, akademisi, pengamat, penikmat, pengguna, patron maupun kritikus. Ruang secara kolektif mengerangkakan sebuah tema/ide dari berbagai sudut pandang.

Ruang mendukung Catatan Arsitektur yang berkualitas.

SIAPA ITU RUANG?

Ruang adalah saya dan kamu. Ruang adalah kita yang menawarkan cara pandang kepada masyarakat. Nantinya, ia akan kembali akan merupa diri kita. Ruang adalah keterkaitan, jaringan dan semangat – yang hidup dan dihidupkan oleh kontribusi kita.

Editor Ruang

ivan-nasution yusni_profile rofianisa

fath-nadizti laras-primasari

Ivan Nasution lulus dari Arsitektur ITB pada tahun 2006, lalu bekerja di Park+Associates Architect, Singapura. Di tahun 2011, ia menyelesaikan pendidikan penelitian pascasarjana di Berlage Institute Rotterdam. Saat ini menjadi peneliti di Centre for Sustainable Asian Cities, National University Singapore. Di sela waktu luangnya, ia aktif menjadi fasilitator bagi Participate in Design, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang desain, perencanaan, dan pendidikan.

Yusni Aziz, alumnus dari double-degree bachelor program kerjasama antara ITS dan Saxion Hogeschool of Applied Sciences. Kemudian menyelesaikan penelitian di Berlage Institute pada tahun 2013. Saat ini menjadi pengajar di UPH, dan melakukan riset pribadi.

Rofianisa Nurdin menjadi sarjana Arsitektur ITB pada tahun 2012. Menggemari sastra dan arsitektur kota, dan diam-diam berkhayal ingin mengambil kuliah filologi. Ketertarikannya kepada kota, manusia, dan budaya membawanya ke dalam ranah industri kreatif dengan semangat kolaborasi melalui Vidour yang digagas pada tahun 2011 dan CreativeMornings Jakarta yang digagas pada tahun 2014. Memori kolektifnya tersebar di kota-kota Asia Tenggara: Bandung, Ubud, Jakarta, George Town (Penang), dan Singapura.

Fath Nadizti, alumnus program double-degree Arsitektur ITS Surabaya dan Urban Design Saxion Hogeschool Belanda tahun 2013. Kemudian melanjutkan program magister Urban Studies di University College London karena penasaran dengan sistem kehidupan berkota. Saat ini aktif berkomunitas dan berarsitektur di Bandung.

Laras Primasari lulus dari Arsitektur ITB tahun 2010, lalu memulai karirnya sebagai penulis di IAAW dan ELLE Decoration Indonesia sambil berpraktik sebagai arsitek. Setelah dua setengah tahun menulis, ia memutuskan untuk memperdalam ilmu real estate dan rancang kota di UNSW Australia. Saat ini Laras bekerja sebagai penulis lepas dan asisten akademik di almamaternya di Bandung. Ia sedang tertarik untuk mendalami topik hyperdensity serta studi cross-genre antara real estate dengan morfologi kota.

Alumni Editor Ruang

anna-silalahi fauzan-rahmat-purnomo giri-narasoma-s

Anna Silalahi. Fauzan Rahmat Purnomo. Giri Narasoma Suhardi.

Narasumber dan Kontributor Ruang

Ruang  adalah sebuah jejaring yang tersebar secara internasional. Kontributor, narasumber, dan pembaca Ruang berasal dari berbagai belahan dunia (Asia, Eropa, dan Amerika). Termasuk juga staf dan alumnus dari berbagai perguruan tinggi negeri (Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Surabaya, Universitas Indonesia, Universitas Tarumanegara, Universitas Bina Nusantara, Universitas Pelita Harapan, Universitas Kristen Duta Wacana, Universitas Kristen Petra, dan lainnya) dan asing (seperti National University of Singapore, Tokyo University, Berlage Institute, UCL Bartlett, AA School, Bauhaus Dessau).

Ruang  berusaha memasyarakatkan arsitektur.

ruang-world-map