Keterangan: kecuali gambar 4, yang lain adalah ilustrasi intervensi desain pak Budi Lim terhadap Kota Tua.

Depan Museum Seni Rupa (ilustrasi: M. Ichsan Harja Nugraha)

Depan Museum Seni Rupa (ilustrasi: M. Ichsan Harja Nugraha)

Sketsa ini menggambarkan konsep ‘perlambatan jalan’ yang awalnya direncanakan JOK (Jakarta Old Town Kotaku) untuk diterapkan tahun 2008 pada segmen utara Jalan pos, persis di sisi timur Plaza Fatahillah. Di latar belakang nampak gedung Museum Senirupa yang menyimpan koleksi lukisan dan keramik karya seniman-seniman terkemuka Indonesia. Dengan memperbaiki kondisi di sekitar Museum, JOK berharap bisa menjadikannya sebuah ikon bagi kalangan pekerja kreatif yang diharapkan bisa menghidupkan kembali kawasan ini.

Gerbang masuk Plaza Fatahillah dari Sisi Utara (ilustrasi: M. Ichsan Harja Nugraha)

Gerbang masuk Plaza Fatahillah dari Sisi Utara (ilustrasi: M. Ichsan Harja Nugraha)

Pintu masuk dari sisi utara Plaza Fatahillah, antara gedung Kantor Pos dan Gedung Jasindo, dengan sejumlah karya seni dan monumen berlantai kaca di tengahnya

Gerbang Barat Kota Tua (ilustrasi: M. Ichsan Harja Nugraha)

Gerbang Barat Kota Tua (ilustrasi: M. Ichsan Harja Nugraha)

Sebuah ilustrasi yang menggambarkan penerapan lain dari upaya perlambatan jalan oleh JOK pada segmen Jalan Pintu Besar Utara (sisi barat Plaza Fatahillah) untuk mendorong tumbuhnya keramaian. Perlambatan jalan ini dicapai dengan menerapkan lajur zig-zag pada jalan yang dahulunya lurus dan ramai. Bollard (batu pembatas) dan bangku yang didesain dengan artistik turut menciptakan karakter unik dari segmen ini.

Bangunan di Jalan Pintu Besar Utara (ilustrasi: M. Ichsan Harja Nugraha)

Bangunan di Jalan Pintu Besar Utara (ilustrasi: M. Ichsan Harja Nugraha)

Bangunan ini berlokasi di Jalan Pintu Besar Utara di sisi barat Fatahillah. Desain teralis dari besi tempa-nya sangat cantik dn menarik, menjadikannya satu dari beberapa bangunan disini yang disukai para fotografer. jendela di lantai kedua dihiasi kaca patri dan menggambarkan simbol-simbol kota yang dikuasai Belanda.

Moch. Ichsan Harja Nugraha
He is an artist currently lives in Bandung, Indonesia __a city well-known for its heritage of beautiful old buildings. Being its lifetime resident, He develop a strong interest in urban/building conservation and since 2005 has already publish several illustrated books, contain 150-300 building sketches exclusively done in watercolor, aimed at promoting general public awareness on this issue. In 2009, He got the Asian Public Intellectual (API) Fellowship to create a similar book on
Kyoto, a world-heritage city famous for its plethora of old and beautiful buildings.

Leave A Comment

Your email address will not be published.